Daftar Isi
  1. Instal Blog Wordpress Di Hosting
  2. Mengedit File wp-config.php Untuk Mengaktifkan Multisite
  3. Pengaturan Pengadaan Jaringan Multisite
  4. Tambahkan Kode Baru Pada wp-config.php
  5. Rubah Atau Replace File .htaccess Standar
  6. Setting Wildcard Untuk Aktifkan Subdomain Multisite
  7. Menunggu Masa Propagasi Wildcard

Ide dari WordPress Multisite adalah berasal dari sistem yang digunakan oleh wordpress.com , situs wordpress.com adalah situs blog yang mengijinkan pengguna mendaftar dan membuat blog dengan menggunakan subdomain pada wordpress.com seperti contoh blogsaya.wordpress.com .

Dan pengguna wordpress self hosting dapat juga menjadikan wordpress-nya menjadi sebuah web multisite dan memungkinkan membuat banyak blog dalam satu domain yang sama dengan cepat dan mudah. Multisite memungkinkan pengguna untuk membuat sebuah komunitas blog sendiri seperti yang dimiliki oleh detik.com misalnya.

Berikut adalah langkah langkah dalam merubah sebuah blog wordpress biasa menjadi blog multisite dengan enable subdomain.

Telah dilihat sebanyak : 1158 kali
BAGIAN KE
1
Instal Blog Wordpress Di Hosting
BAGIAN 1

Instal Blog Wordpress Di Hosting

Dalam tutorial membuat wordpress multisite ini, panel yang digunakan adalah cPanel dikarenakan cPanel adalah jenis panel yang paling familiar dan banyak digunakan oleh web hosting.

Langkah pertama dalam membuat Multisite adalah menginstal CMS Wordpress pada website yang akan dijadikan sebagai Multisite. Di tutorial ini tidak dijelaskan cara untuk menginstal CMS Wordpress, karena penjelasannya bisa di cek di artikel tutorial lainnya tentang instalasi CMS Wordpress.

Anda dapat menginstal wordpress secara otomatis melalui fitur yang disediakan oleh cPanel seperti dari Softacolous, Auto Installer, Fantastico, atau fitur lain yang disediakan oleh cPanel
BAGIAN KE
2
Mengedit File wp-config.php Untuk Mengaktifkan Multisite
BAGIAN 2

Mengedit File wp-config.php Untuk Mengaktifkan Multisite

Untuk melanjutkan pada langkah ke-2 ini dipastikan Anda sudah mempunyai sebuah blog Wordpress yang telah terinstal di alamat website yang akan dijadikan Multisite.

Selanjutnya yang akan dilakukan adalah menambahkan kode ke dalam file wp-config.php untuk mulai mengaktifkan Multisite di website, asumsi saat ini sebagai contoh digunakan domain imstilllearn.com dan lokasi file CMS Wordpress ada di root (folder public_html)
  • Login ke cPanel hosting
  • Masuk ke menu File Manager
  • Edit file wp-config.php
Tambahkan kode berikut untuk mengaktifkan Multisite. Silahkan cari kode berikut di dalam file wp-config.php

/* That's all, stop editing! Happy blogging. */

Kemudian tambahkan kode berikut setelahkanya

/* Multisite */
define( 'WP_ALLOW_MULTISITE', true );


Simpan hasil perubahan dan siap melanjutkan ke langkah selanjutnya
BAGIAN KE
3
Pengaturan Pengadaan Jaringan Multisite
BAGIAN 3

Pengaturan Pengadaan Jaringan Multisite

Langkah selanjutnya untuk mengaktifkan Multisite adalah Login ke dasbor Wordpress (wp-admin). Silahkan login ke dalam halaman pengelolaan blog Anda http://domainanda.com/wp-admin

Silahkan lanjutkan dengan membuka menu Pengadaan Jaringan (lihat pada gambar diatas)
Lokasi : Dasbor > Perkakas > Pengadaan Jaringan

Halaman ini berisi petunjuk untuk 2 langkah selanjutnya, tetaplah berada di halaman ini dan pada tab browser lain silahkan buka editor wp-config.php dan .htacccess
BAGIAN KE
4
Tambahkan Kode Baru Pada wp-config.php
BAGIAN 4

Tambahkan Kode Baru Pada wp-config.php

Pada halaman Pengadaan Jaringan telah disediakan tambahan kode yang harus ditambahkan ke dalam file wp-config.php. Kode ini adalah pengaturan dari sistem Multisite yang akan diterapkan.

Secara default sistem Multisite mengatur pembuatan site baru sebagai format folder
multisite format folder : imstilllearn.com/situs1
multiste format subdomain : situs1.imstilllearn.com

Untuk merubah format dari folder ke pengaturan subdomain maka kode define('SUBDOMAIN_INSTALL', false); harus dirubah menjadi define('SUBDOMAIN_INSTALL', true);
(lihat baris kedua pada kode dibawah ini)

Kode lengkapnya menjadi seperti ini setelah perubahan folder ke subdomain

define('MULTISITE', true);
define('SUBDOMAIN_INSTALL', true);
define('DOMAIN_CURRENT_SITE', 'imstilllearn.com');
define('PATH_CURRENT_SITE', '/');
define('SITE_ID_CURRENT_SITE', 1);
define('BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1);


Kode ini ditambahkan dibawah kode yang ditambahkan pada langkah kedua diatas (lihat langkah kedua). Lalu simpan hasil perubahan, dan melanjutkan pada langkah selanjutnya.
BAGIAN KE
5
Rubah Atau Replace File .htaccess Standar
BAGIAN 5

Rubah Atau Replace File .htaccess Standar

Susunan permalink standar Wordpress dengan Multisite berbeda, untuk itu maka file htaccess standar harus diedit atau diganti file htaccess baru dengan isinya sebagai berikut ini.

RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index.php$ - [L]

# add a trailing slash to /wp-admin
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]

RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d
RewriteRule ^ - [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(.*.php)$ $2 [L]
RewriteRule . index.php [L]


Lokasi file : cPanel > File Manager > public_html
keterangan : website dalam tutorial ini di instal di folder root (public_html)

Simpan hasil perubahan file, dan kembali pada tab browser pada halaman Pengadaan Jaringan dan klik link Log Masuk pada bagian bawah. Silahkan login kembali menggunakan user dan sandi user wordpress Anda
BAGIAN KE
6
Setting Wildcard Untuk Aktifkan Subdomain Multisite
BAGIAN 6

Setting Wildcard Untuk Aktifkan Subdomain Multisite

Untuk mengaktifkan subdomain agar dapat berjalan sebagaimana mestinya di multisite adalah dengan mengatur WILDCARD, untuk mengaktifkan silahkan buka kembali halaman cPanel dan menuju ke halaman Subdomain.

Lokasi : cPanel > Subdomains

Perlu diperhatikan untuk pembuatan wildcard biasanya terjadi kesalahan pada kolom ke-3 yaitu lokasi folder Document Root yang menyebabkan subdomain tidak dapat diakses setelah berhasil membuat situs baru di Multisite

Berikut adalah apa yang harus ditambahkan ke dalam kolom input:
Subdomain : tambahkan tanda * pada kolom subdomain
Domain : pilih domain sesuai dengan nama domain website
Document Root : untuk pengisian folder lokasi ini yang terpenting, harus diisi sesuai dengan nama folder lokasi website berada. Dalam tutorial ini folder yang digunakan untuk meletakkan file Wordpress adalah public_html jadi tuliskan nama folder tersebut di kolom ke-3

Berbeda dengan membuat subdomain untuk keperluan lain, kita bisa memilih lokasi folder sesuai dengan keinginan dan berbeda dengan folder lokasi website. Namun pada setting wildcard tidak berlaku demikian tetapi harus menuliskan folder sesuai nama folder lokasi website utama.

Jika sudah diisi dengan benar pada kolom-kolom tersebut, kemudian klik Create dan tunggu notifikasi bahwa subdomain * telah berhasil dibuat.
BAGIAN KE
7
Menunggu Masa Propagasi Wildcard
BAGIAN 7

Menunggu Masa Propagasi Wildcard

Saat ini Wordpress Multisite telah berhasil dibuat, dan disini ada yang disebut masa propagasi atau masa peralihan untuk mengaplikasikan setting yang dibuat.

Ada yang begitu proses selesai dan langsung membuat situs baru di Dasbor dan langsung dapat diakses (website berjalan normal) halaman situs.imstillleran.com. namun ada kalanya karena masa propagasi maka perubahan berjalan lama. Waktu normal dan maksimal adalah 2x24 jam masa propagasi. Jika dalam rentang waktu tersebut masih belum bisa mengakses subdomain situs maka laporkan ke pihak pengelola hosting yang digunakan.